Cieeee…….. Catatan hati Entrepreneur Pemula

mau jadi pengusaha

 

Di Indonesia, menjadi seorang entrepreneur itu bukanlah pilihan yang banyak diminati. Malahan banyak anak mudanya sendiri yang cuma ngomong kalau dia pengen jadi entrepreneur tapi ga pernah take action untuk memulai. Alasan paling umumnya, sih sederhana. Kalau ga takut, ya sibuk. Udah dua itu aja.

Padahal, Kanda Fajar lagi ada project bikin website, eh malah pada ragu-ragu buat join. Padahal kan, Kanda Fajar cuma minta buat nulis artikel aja (walaupun ga dibayar sih), eh temen yang diajakin cuma bilang iya tanpa tindakan nyata. Kan sedih jadinya.

Padahal kalau di Amerika Sana, anak-anak mudanya pada terbuka sama pemikiran baru. Kalau ada project yang menarik, mereka ga ragu buat ikutan ambil peran dari awal. Agak beda sama anak-anak sini. Mereka mau join kalau udah ada bukti nyatanya dulu. Bisnisnya udah harus jalan dulu, Harus udah untung dulu. Ya, begitulah. Padahal, kan kalau barengan dari awal, beban kerjanya dibagi dua. Jadinya enteng.

Dan lagi, tipikalnya anak sini ini adalah mikirnya entar bakalan ngambil untung darimana. Padahal kalu di majalah-majalah, bisnis di tahap-tahao awal itu malah harus nombok duit dulu. Amat sangat jarang malah yang di bulan kelima atau tahun pertamanya udah untung. Bisa kena break-even point aja udah untung.

Bukannya mau men-stereotype anak-anak muda Indonesia, tapi ini emang kenyataan yang Kanda Fajar alami sendiri. Walaupun samplenya kurang valid (namanya juga dari hasil pengalaman), bisa jadi ini eamng gambaran anak-anak muda Indonesia saat ini yang katanya pengen jadi entrepreneur (lagi-lagi hasilnya ga valid-valid amat, hehe). Semoga dengan ini, kita yang masih muda-muda kayak Kanda Fajar bisa lebih berani lagi. Kalau masih ga berani juga, pura-pura berani juga gapapa kok.

Tambahan, kalau kalian yang baca pada mau join project web Kanda Fajar di Movee, silahkan komen di bawah. Siapa tau aja, kan kalian mau jadi kontributor. Hahaha

Iklan