FR 21 Mei 2015, Istana Merdeka


 

DSC_0027

Siapa yang ikut demo pas tanggal 21 kemarin tangannya diangkat?? Seperti yang diberitaiin di mana-mana, kemarin pas tanggal 21 Mei 2015, seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa dari seluruh Indonesia berkumpul buat demonstrasi besar-besaran di Istana Negara (itu lo yang deket Monas itu). Harusnya aksi ini diadain pas tanggal 20 Mei, tapi mungkin orang-orangnya pada sibuk upacara jadi ga sempet siap-siap buat demo. 

Aksi mahasiswa kemarin adalah aksi terbesar yang pernah Kanda Fajar ikutin. Ada lebih dari 50 Universitas dan 2000 mahasiswa yang ikut bergabung. Ada yang dari Sulawasi, Sumatra sampe Kalimantan aja pada ikutan. Cukup banyak yang pingsan tapi situasi nya cukup terkendali. Ga ada bentrok-bentrok kasar sama polisi yang berjaga disana. Mereka nuntutnya cuma satu: JOKOWI TURUN dari jabatan presiden. Udah itu aja intinya. Mereka bahkan pengen culik Jokowi kayak yang dulu pernah dilakuin pemuda sama Soekarno-Hatta.

DSC_0029

Menurut mereka sih Jokowi itu cuma kayak boneka, gampang diatur sama orang-orang yang lebih berkuasa dari dia. Ini sih aneh menurut Kanda Fajar. Majalah Time aja masukkin Jokowi jadi 100 orang paling berpengaruh di dunia. Itu kan nunjukin kalau doi itu pemimpin yang keren, tapai kok di dalam negeri dia malah diejek-ejek gitu. Ga mungkin kan majalah Time asal masukin orang di list-nya??

Kalau Kanda Fajar sendiri bingung ya mau pro apa kontra sama aksi mahasiswa kemarin. Kalau denger dari orasi-orasinya orang-orang sih, Jokowi udah gagal banget jadi presiden. BBM naik turun ga jelas, Blok Mahakam pengelolaannya ga bener dan kesalahan-kesalahan lainnya. Tapi itu bukannya wajar ya. Yang ga mungkin itu kalau demo tapi orasinya malah nyebutin prestasi dan pencapaian-pencapaian gitu, Kurang greget aja nantinya. Ga bisa marah-marah.

DSC_0026

Kanda Fajar pernah baca buku soal kepemimpinan-kepemimpinan gitu. Dari buku itu yang Kanda Fajar inget adalah ada yang namanya teori 90 hari. Artinya kalau dalam 90 hari pertama kerja pemimpin baru itu udah nunjukin tanda-tanda perubahan, nah entar bisa dipastikan pemimpin itu bakal berhasil. Sebaliknya kalau, dalam jangka waktu itu ga ada perubahan-perubahan baik yang berarti, nah berarti si pemimpin baru gagal. Itu sih kalau di perusahaan, ya. Ga tau itu juga berlaku apa enggak buat yang kerjaannya jadi presiden. Nah, masalahnya, Sekarang itu kan udah 6-7 bulannya si Jokowi-JK memimpin, dengan keadaan yang sekarang, silahkan kalian nilai sendiri hasil kepemimpinan mereka.

Oh ya, satu lagi. Banyak orang yang pandangannya negatif kalau liat mahasiswa pada demo. Bagi mereka demo itu kegiatan yang ga bermanfaat. Cuma berdiri dan teriak-teriak sambil panas-panasan. Banyak yang lebih menyarankan buat belajar yang bener dulu, cari kerja dulu yang bener baru ikutan demo-demo kayak gitu. Well, ga salah sih pemikiran kayak gitu. Oke biar makin jelas Kanda Fajar kasi analoginya (karena Kanda Fajar anak management, analoginya musti soal bisnis juga dong). Ikutan demo atau enggak itu mungkin sama kayak kamu mau bikin bisnis sendiri. Mau langsung terjun enggak pakae belajar atau belajar dulu yang bener soal bisnis terus bikin bisnis sendiri. Sama aja kan. Yang bikin beda itu sensasinya.  Kalau Kanda Fajar sih milihnya ikutan demo aja. Ada semangat lebih disana pas liat orang-orang itu teriak-teriak bareng dengan satu tujuan, Jujur itu bikin merinding.

DSC_0038

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s