Penggunaan Sosmed yang Benar sesuai Film Chef (2014)


Galau emang kondisi yang pasti pernah dialami setiap orang. Karena Kanda Fajar juga orang, pastilah Kanda Fajar juga pernah mengalami kegalauan. Sumpah, rasanya ga enak banget. Kayaknya masalah sama si doi itu kebayang-bayang mulu di otak. Pengennya sih dihapus aja, eh ga taunya malah makin menjadi. si Otak nolak buat hapus. Jadinya ya galaunya diextend deh.

Bisa dibilang, Kanda Fajar itu orang yang anti banget sama masalah-masalah yang ada hubungannya sama feeling. Feeling itu susah ditebak sama dimengerti bro. Pake banget malah. Tapi ya namanya juga anak muda, mustahil bisa lepas dari yang namanya masalah hati.

Supaya lupa sama masalah galau itu, Kanda Fajar buka laptop terus cari film yang mau ditonton deh. Sebenernya koleksi film Kanda Fajar lumayan banyak, cuma ga sempet aja buat nonton, jadinya ya nonton film dari tahun-tahun kemaren (baca: 2014). Kali ini film yang beruntung buat Kanda Fajar tonton itu judulnya Chef.

Dari judulnya pasti kalian langsung pada mikir kalau film ini ceritanya soal perjalanan hidup chef muda menjadi chef yang bisa mengusai dunia dengan menu buatannya, kan? Hayoo ngaku aja. Jujur, Kanda Fajar juga mikir gitu pas mulai klik sekali foldernya. Dan ternyata dugaan Kanda Fajar 100% ……SALAH!!!!

Ceritanya aja mulai pas dia jadi chef utama di sebuah restoran yang namanya Kanda Fajar lupa. Nah info aja nih buat kalian, Chef itu musuh besarnya adalah Kritikus makanan, yang kalau jaman sekarang namanya food blogger. Kalau yang jadi food bloggernya itu terkenal terus ngasi eview jelek buat si chef, habislah sudah. Restoran bakal sepi terus bakal dipecat. Ini kejadian sama si pemeran utama namanya Carl Caper Casper. Di restoran, dia dilarang banget sama si pemilik buat bikin makanan selain menu yang udah disepakati. Awalnya sih boleh aja, cuma pas si Carl bikin kue lava, si kritikus nulis di blognya kalau makanannya itu ga enak. Marahlah si Carl. Muaklah dia dengan semua yang terjadi di hidupnya. Dia resign tapi kemudian kesusahan buat nyari kerjaan baru. Secara ga ada lagi restoran percaya sama jasa dia.

Dibalik itu semua, ternyata itu adalah teguran buat Carl supaya lebih peduli sama sekitarnya, terutama sama anaknya sendiri. Nah, makanya istrinya punya ide supaya si Carl dan anaknya pergi ke Miami. Pas Kanda Fajar nonton scene di Miami, Kanda Fajar kaget kok tiba-tiba ada Tony Stark nonngol. Ternyata dia jadi mantan suami istrinya si Carl yang gayanya sok asik banget. Mirip-mirip lah sama di film Iron Man perannya.

Liburan mereka di Miami ternyata membawa banyak perubahan ke kehidupan Carl. Pertama, Carl berhasil memperbaiki hubungannya sama anaknya. Malah mereka jadi deket banget. Kedua, Carl bisa melakukan lagi apa yang dia suka, yaitu masak. Dia dapet truck food dan jualan makanan khas latin gitu. Sepanjang perjalanan pulang dari Miami ke LA, Carl jualan dari trucknya. Jualannya selalu rame soalnya anaknya promo di twitter sama vine. Sumpah ini film bener-bener buktiin kalau selama ini Kanda Fajar make sosmed itu buat hal-hal yang kurang berguna *peace. *no offense

Jadi intinya sosmed-sosmed yang selama ini jadi ajang Kanda Fajar bergalau ria bisa dipake buat sesuatu yang produktif. Lupakan sejenak kegalauan kita dan mulai login sosmed untuk sesuatu yang lebih berguna, kayak apa yang dilakuin sama si anaknya Carl misalnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s