Mengenal Startup di Tech in Asia Campus Visit @UI


Anak-anak jaman sekarang beda sama jaman dulu. Kalau dulu kan pengennya jadi PNS ya, nah sekarang agak beda gitu. Pengennya jadi Entrepreneur. Kalau dulu jualan di kampus atau sekolah itu bakalan malu, sekarang malah tambah bangga. Jaman emang sudah berubah.

Yang lagi hot-hotnya nih bisnis yang teknologi-teknologi gitu, atau istilah kerennya start-up. Udah banyak banget anak-anak muda yang sukses bikin start-up khususnya di Jakarta. Malah ga sedikit juga mahasiswa yang bela-belain drop out dari kuliah supaya bisa lebih fokus sama bisnisnya. Ya ala-ala Mark Zuckerberg ama Bill Gates gitu lah, cuma bedanya yang ini orang pribumi Smile

Nah ngomong-ngomong soal start-up, tadi Kanda Fajar habis dari UI buat dateng ke acara Tech in Asia Campus Visit. Yang jadi keynote speaker-nya itu mantan Former Chief  Editor Tech in Asia, kak Enricko Lukman.

Berbekal pengalamannya dalam mereview banyak start-up di Indonesia bahkan Asia, kak Enricko Lukman ngomongin banyak banget soal start-up ini beberapa diantaranya:

1. Definisinya belum terlalu jelas

Sampai saat ini,  konon katanya ga ada definisi pasti dari startup. Setiap orang boleh punya penilaian sendiri soal startup. Tapi secara umum, startup dilihat dari ukuran perusahaannya, usianya, kemandiriannya atau omzet tahunannya. Gampangnya lihat Facebook. Sekarang doi udah bukan startup lagi, kan udah listing di bursa saham. Lazada juga konon ga bisa digolongkan jadi startup karena dia disokong dananya dari RocketInternet, ga murni dari si founder-nya.

2. Ciri-ciri startup

Habis ngomongin definisinya, kita pindah ke ciri-ciri dari sebuah startup. Karena startup lebih ke arah teknologi, maka jelas cirinya adalah no barrier. Tidak ada batasan buat seseorang untuk terjun ke dunia startup. Liat Jack Ma, founder e-commerce terbesar di Cina, dia malah “cuma” lulusan bahasa Inggris. Jauh padahal sama yang komputer-komputer gitu.

1 hal penting yang Kanda Fajar dapet dari Campus Visit tadi, startup itu mendewakan pengguna. Pertumbuhan pengguna adalah segalanya. Mereka berorientasi pada growth daripada profit. Malah katanya kak Enricko Lukman tadi Lazada sama Tokopedia aja masih “bakar duit”, alias profitnya nyaris 0. Tapi begitu, mereka dapet banyak pengguna loyal, profit mereka bakal ngalir terus kayak banjir di Jakarta bulan Januari. Keren!!!

3.Alasan kenapa harus terjun ke dunia startup

Ini hal paling penting buat yang baca postingan ini. Percuma dong Kanda Fajar capek-capek ngetik terus kalian ga termotivasi buat bisnis startup.

Alasan paling ilmiah yang bakal ngedorong kamu buat bikin startup sendiri itu adalah pasarnya yang besar (dan masih bisa tumbuh). Bayangkan, orang Indonesia yang pake internet itu cuma 30% doang, tapi bisa bikin yang punya online shop diwawancarai dimana-mana. Mereka disanjung-sanjung karena udah punya omzet puluhan juta per bulan padahal masih unyu-unyu. Bayangin kalau 70% sisanya tiba-tiba punya koneksi, bisa down kali server IG itu (karena banyaaaaak banget Online shop disana).

Buat kalian yang idealis, ingatlah kawan, negara kita ini punya banyak masalah dan kitalah yang harus cari solusinya. Penduduk Indonesia ada ratusan juta orang, itu berarti ada sekitar jutaan masalah yang masih harus dicari solusinya. Inilah fungsi kita sebagai generasi muda, MEWUJUDKAN INDONESIA YANG LEBIH BAIK

Udah ah. Itu aja dulu Field Report dari UI sono. Pegel ngetik mulu. Oya, satu lagi buat kamu yang mau serius bikin startup. Jangan pernah ngebayangin kisah kamu nanti bakal kayak film The Social Network. Itu dramatisasi katanya!!! Ga ada cerita kamu cuma kerja-party-tidur-kerja-party lagi. Kamu bakalan dituntut untuk punya komitmen untuk kerja terus ga kenal waktu. Makanya,Siapkan fisik dan mentalmu, nak!! HIDUP INI KERAS, bro!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s