FR Presentasi di saat Ospek

Huihh….. selesai juga akhirnya ospek kampus U**I. Capek juga ya ospek itu. Oh ya untuk meyesuiakan dengan posting sebelumnya, kali ini kanda Fajar akan ngasi FR buat acara(baca: presentasi) di acara ospek kemaren.

Presentasi yang Berjalan Sesuai Rencana

Presentasi kemaren bisa dibilang bagus sama kaka seniornya (sumpah!! ga bohong). Mungkin karena topiknya kita banget kali, jadinya kelompok kanda Fajar kaya expert abis pas perform. Wajar sih orang temanya itu tentang LDR, pastilah dapet banget feel-nya. Pake hati bro presentasinya.

Walupun dibilang bagus, tapi jujur kanda Fajar kecewa sama diri sendiri. Ngomongnya itu lo, masih gagap. Apalagi pake bahasa Inggris, untung aja masih bisa bikin excited. Ya gitulah kalau sifat pemalunya gede. Yang dipikirin bagus yang keluar amburadul.

So, buat sobat-sobat sekalian jangan pernah malu. Semua orang pernah salah. Jadi kalau presentasi anggap aja yang salah itu si audience-nya, bukan kita. Tampil tenang. Slowly but sure aja.

Bonus Cerita.

Bisa diblang, kanda Fajar ini termasuk orang yang menganggap dirinya kecil. Ga suka sama diri sendiri. Selalu pengen kayak orang lain. Mungkin ini yang jadi penyebab gedenya rasa mau kanda Fajar. Tapi pikiran itu berubah sejak negara api menyerang (sorry, becanda dikit). Bukan. Tapi saat kanda Fajar ingat dan liat sendiri kalau ada orang difabel di kampus kanda Fajar. 2 orang. Mereka tunarungu sama tunawicara. jadi dapet perhatian lebih gitu dari senior.

(cieee… mau dong diperhatiin)

Jadi kanda Fajar mikir gimana mereka presentasi ya. Pake bahasa inggris lagi. Belum tentu kita ngerti apa yang kita omongin. Belum tentu mereka tau apa yang kita omongin. Jujur, I have no idea about that. But, mereka enjoy aja dengan kekurangan mereka. Mereka malah keliatan lebih percaya diri dari kanda Fajar.

Disitu kanda Fajar mikir kenapa kanda Fajar amat sangat tidak percaya diri. Mereka aja yang begitu bangga sama apa adanya mereka. Apalagi pas kelompok mereka perform choir plus pake bahasa isyarat gitu. Widih….. MERINDING sob.

Dari mereka kanda Fajar belajar untuk mensyukuri berkat Tuhan. Belajar menerima kekurangan diri. Belajar untuk lebih percaya diri. Akhir kata untuk semua orang diluar sana  yang kadar malunya kelewatan, tanamkan dalam diri bahwa malu itu tidak berguna. Ungkapkan apa yang kau pikirkan dan jangan pernah berusaha menjadi sempurna karena semua orang pernah salah.

 

 

 

 

Presentasi di Waktu OSPEK

Sepertinya memang ada yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia ini. Bayangin, anak kelas 1 aja sudah disuruh belajar bahasa Inggris. Gimana nanti kalau dia SMA, mau bahasa apa lagi yang mau dipelajari coba? Lebih parah lagi kalau udah kuliah. Ospeknya LAMAAA…. banget. Temenku aja ada yang sampe 3 bulan coba diospek sama kaka senior. Kagak cape apa kaka-kakanya. Kita aja yang junior cape banget.

Untungnya kanda Fajar ga kuliah di PTN, tapi diluar negeri(baca: swasta). Sekarang Kanda Fajar lagi menuntut ilmu di U**I, salah satu universitas swasta di Indonesia(untuk alamat pastinya dirahasiakan ya, nanti pada pengen kesana lagi nemuin kanda Fajar). Disini, ospeknya ga terlalu “gila” kayak di tempat lain. Cuma 1 minggu. Itupun banyak diisi sama kegiatan seminar yang ga diketahui apa tujuan ama kegunaanya. Bagus sih ga jahat-jahat amat, tapi bosennya tingkat dewa bro.

Tapi uniknya, disini juga bakalan disuruh presentasi. Bayangin, PRESENTASI. Kita-kita aja baru kenal. Belum juga sempet tukeran nomor HP, udah disuruh presentasi aja. kiraiin gampang apa. Apalagi kalau orangnya pemalu kayak kanda Fajar ini. wuih…Bisa lemes kali didepan. Tapi apa mau dikata. Nasi udah menjadi lontong. Udah ga bisa dijadiin bubur lagi. Dengan sangat terpaksa. Kanda Fajar harus menghadapi cobaan pertama sebelum bisa disebut sebagai mahasiswa sejati. Untuk itu kanda Fajar cuma butuh satu permintaan; doakan kanda Fajar besok bisa presentasi layaknya Steve Jobs mempresenntasikan iPhone. Terus dikira pinter. Terus diajak belajar bareng deh (modus detected).

*untuk Field Reportnya (yang ala-ala JKT48 gitu) silahkan tunggu postingan selanjutnya

 

Awal Dunia Baru

Judul yang sangat keren ya. Tapi sebaiknya jangan berharap lebih dengan isi blog baru ini karena si empunya belum terpercaya dalam dunia kepenulisan blog. Sebelumnya si empunya blog sudah berkali-kali ganti provider blognya. Semua jenis layanan penulisan Blog, mulai dari BLOGGER sampai WORDPRESS, mulai yang berbayar sampai yang gratis, semua udah dicoba. Tapi, tetap saja menulis blog adalah tentang menuangkan pikiran, bukan tentang pemilihan layanan(ya, walaupun itu juga penting sih).

Oke. sudah dulu intermezzo-nya sekarang masuk ke topik bahasan. Karena sekarang waktunya masuk kuliah, kanda Fajar mau berbagi kegelisahan anak-anak MABA.

1. Takut Ga Punya Temen

Ketakutan yang standar banget. Jangankan mau masuk kuliah, baru pindah kelas aja sudah takutnya setengah mati. Takut nanti dijauhinlah, takut bakal sendiri selamanya lah, takut ga bisa ngomong lah. Pokoknya banyak deh. Apalagi kalau kamu emang asalnya pemalu. wuih!! ketakutanmu bisa lebih menjadi-jadi.

Tapi tenang kali ini kanda Fajar akan memberikan solusi jitu buat kamu-kamu sekalian, yaitu coba dekatkan diri sama orang yang keliatannya juga pemalu. nah, dengan begitu kalian mudah berkeluh kesah bersama-sama, terus kalian jadi cocok. Terus kalian jasdi makin dekat. Terus kalian ga sendirian lagi deh.

2. Takut Ngekos Sendirian

Ini kasus khusus buat kalian yang pengen hidup mandiri dan merasakan getirnya kehidupan sebenarnya (gile bahasanya, bikin merinding). Dulu yang biasanya ada yang nemenin pas lagi suntuk. Bisa curhat-curhatan sama orang tua. Dirumah yang bisa makan apa aja. AH!! semuanya tinggal kenangan buat kalian ngekos jauh dari orang tua. Tapi , yang paling bikin nyesek tu karena KESEPIAN. SEPI. Beneran. Ga enak banget kalau ngerasiin yang beginian.

Ya itulah, intinya hanya diri kalian yang dapat kalian andalkan, itung-itung belajar menghadapi kegetiran hidup (beh, keluar lagi kalimat itu). Dijamin, saat kalian bisa menghadapi ini, kalian bisa mejadi pribadi yang kuat tapi anggun dalam menghadapi kehidupan ini.

3. Takut Ga bisa Ngikutin Perkuliahan

Kalau ini kanda Fajar yakin kalau ini dasarnya adalah ingin membahagiakan orang tua. Kanda Fajar tau. Kita sedang berjalan ditempat peralihan antara DEWASA dan REMAJA. KIta dituntut untuk sebijak orang tua tapi juga seberani anak muda. Ya, itulah kenyataannya. Dituntut untuk aktif diluar kelas tapi juga pandai di dalam kelas. Terdengar sulit tapi ingat, itu tidak mustahil. Ingat bapak ibu kita. Buat mereka menikmati hasil jerih payah mereka untuk menyekolahkan kita tingi-tinggi. Buat orang lain memuji kedua orang tua kita karena apa yang telah kita perbuat. Dan itu adalah imbalan yang pantas buat mereka.

*sumpah ini kanda Fajar (yang nulis) aja sampai merinding